Berita

Tim Penilai Adipura Lakukan Pemantauan Awal di Kabupaten Konawe


Halo Sobat Lingkungan..

Kabupaten Konawe kembali mendapat perhatian dari pemerintah pusat melalui program Adipura, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada kota dan kabupaten di Indonesia yang berhasil dalam mewujudkan kebersihan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan perkotaan. Menyongsong penilaian Adipura yang rencananya akan dilaksanakan pada awal tahun 2026 mendatang, Tim Penilai Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah tiba di Kabupaten Konawe untuk melaksanakan kegiatan pemantauan awal pada tanggal 19 hingga 24 Agustus 2025.

Kehadiran Tim Penilai ini disambut dengan penuh antusias oleh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat, mengingat Adipura bukan hanya sekadar penghargaan, melainkan juga menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, menata kota, serta mendorong terciptanya kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Titik Lokasi Pemantauan

Dalam rangkaian kegiatan pemantauan, terdapat sejumlah titik yang menjadi fokus penilaian, di antaranya:

  1. Kompleks Perkantoran Kabupaten Konawe
    Tim penilai akan memastikan area perkantoran bersih dari sampah liar maupun gulma, saluran drainase berfungsi baik, serta tersedia tempat sampah terpilah. Selain itu, ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sekitar area perkantoran juga menjadi indikator penting untuk menciptakan suasana kerja yang sehat, asri, dan ramah lingkungan.

  2. Sekolah-sekolah
    Pemantauan di sekolah berfokus pada perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan. Ketersediaan tempat sampah terpilah, kebersihan halaman, hingga pemeliharaan tanaman hijau menjadi perhatian khusus, mengingat sekolah merupakan tempat strategis untuk menanamkan budaya peduli lingkungan sejak dini.

  3. Area Permukiman dan Drainase
    Pada titik ini, tim penilai akan memantau kebersihan lingkungan tempat tinggal masyarakat, memastikan tidak ada sampah liar maupun gulma yang menutupi drainase, serta mengecek keberadaan komposter rumah tangga sebagai sarana pengolahan sampah organik. Selain itu, ketersediaan pohon peneduh di kawasan pemukiman menjadi indikator penting dalam menciptakan kenyamanan dan keseimbangan ekosistem lingkungan.

  4. Pasar-pasar Tradisional
    Pasar merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang sering kali menghasilkan volume sampah cukup besar. Oleh karena itu, pemantauan akan menitikberatkan pada tata letak pedagang kaki lima (PKL) agar tidak mengganggu ketertiban, serta kebersihan pasar dari sampah liar dan gulma. Kondisi sanitasi dan drainase pasar juga tidak luput dari perhatian tim penilai.

  5. Area Jalan Perkotaan Unaaha
    Fokus pemantauan di jalan perkotaan meliputi kondisi trotoar, keberadaan dan pemeliharaan RTH di tepi jalan, serta kebersihan dari sampah liar maupun gulma pada drainase. Jalan raya sebagai wajah utama kota diharapkan mencerminkan keteraturan, keindahan, dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

  6. Taman Kota dan Kanal
    Sebagai ruang publik dan sarana rekreasi masyarakat, taman kota menjadi etalase penting dalam penilaian Adipura. Kebersihan taman, ketersediaan sarana pendukung, serta keberadaan tanaman hijau akan menjadi indikator penilaian. Begitu pula dengan area kanal, yang diharapkan bersih dari sampah plastik maupun gulma sehingga tetap berfungsi sebagai saluran air sekaligus memperindah wajah kota.

Harapan dan Komitmen

Melalui kegiatan pemantauan awal ini, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi lingkungan, serta memperbaiki aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan sebelum penilaian utama dilaksanakan pada tahun 2026. Bupati Konawe menegaskan bahwa keberhasilan meraih Adipura bukan semata menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi juga cerminan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Adipura bukan hanya penghargaan, melainkan gerakan bersama. Gerakan untuk menjaga lingkungan, menciptakan ruang kota yang bersih, hijau, tertib, dan nyaman bagi semua masyarakat. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat Konawe untuk ikut berpartisipasi aktif,” demikian disampaikan dalam sambutan resmi saat menerima tim penilai.

Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Konawe optimis dapat menunjukkan kesiapan dan komitmen dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sehingga cita-cita meraih penghargaan Adipura 2026 dapat terwujud.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button